Tuesday, October 31, 2006

Tobias, Denias, "Senandung di atas awan"



Tobias, kami biasa memanggilnya. Suatu bentuk kekurangajaran mungkin kami memanggilnya demikian, karena seharusnya kami memanggilnya Kakak Tobias, mungkin karena terbiasa mendengar orang tua kami memanggilnya demikian, kami pun ikut-ikutan memanggilnya, dan tidak ada koreksi dari mereka sehingga kami selalu memanggil nama aslinya. Tentunya sekarang tidak demikian, aku pasti memanggilnya kakak Tobi kalau ketemu.


Ketika itu usiaku mungkin sekitar 3-5 tahun - tidak sepenuhnya ingat akan masa itu - tetapi berdasarkan cerita orang tua, foto-foto kami yang tersisa waktu kecil dan samar-samar ingatan ketika kecil (ini hal yang luar biasa karena kadang peristiwa masa kecil bisa terus diingat anak balita hingga dewasa), aku merasa sosok Tobias ini dekat dengan aku. Mamak cerita, ketika kecil Tobias telaten menjaga kami. Salah satu hal yang samar-samar aku ingat, orang ini suka menggendong kami, dan aku paling suka ketika digendong di pundaknya karena pada saat itu aku merasa menjadi orang besar karena tiba-tiba menjadi tinggi. Ketika itu mungkin usia Tobias belasan tahun, sekolah di SMP YPK Nabire, kota kecil di Papua, dimana 4 dari kami 5 bersaudara dilahirkan dan dibesarkan.

Tobi dan ratusan anak pedalaman Papua pada masa itu memiliki kemauan yang luar biasa untuk sekolah. Setidak-tidaknya itu yang aku pikirkan pada saat ini ketika mengingat masa itu. Hal yang lazim mendengar anak-anak dari pedalaman jalan berhari-hari ke kota yang lebih besar untuk mendapat pendidikan yang lebih lanjut, karena pendidikan lanjutan di kota asal mereka tidak ada. Biasanya di kampung mereka, mereka hanya menyelesaikan pendidikan dasar. Apabila orang tua mereka mampu, biasanya mereka akan naik pesawat Cessna, yang memiliki baling-baling tunggal. Cara mereka mendapatkan ongkos pesawat dengan menjual harta yang paling berharga yaitu babi. Di pedalaman Papua, pada masa itu nilai kekayaan diukur dengan jumlah babi yang dimiliki seseorang.

Mereka tidak memikirkan bagaimana cara mereka akan menyambung hidup di kota besar (tidak lebih besar dari sebuah dusun di pulau Jawa) Papua nantinya. Yang penting pergi ke kota, daftar sekolah, selanjutnya untuk bertahan hidup urusan nanti. Ketika pertama kali datang ke kota yang lebih besar, kebanyakan dari mereka berkumpul dalam komunitas mereka. Rasa sosialnya luar biasa, "one for all and all for one". Ketika berkumpul dalam komunitas mereka kebanyakan berkebun dengan menanam umbi-umbian dan memelihara babi.

Sebagian kecil dari mereka (seperti Tobias), biasanya menjadi anak angkat keluarga pendatang di Papua. Mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga, membersihkan halaman,dll. Biasanya yang seperti ini hidupnya lebih teratur dibandingkan mereka yang berkumpul bersama-sama dalam komunitas mereka.

Didalam keterbatasan, kesederhanaan,keluguan dan keyakinan akan pendidikan yang mampu merubah masa depan menjadi lebih baik, anak-anak Papua ini memperbaiki kualitas hidup mereka. Meski mereka masih hidup dalam jaman batu, dengan alur pemikiran yang sederhana, sungguh luar biasa kalo dipikir saat ini, kemauan mereka untuk mendapat pendidikan yang lebih baik. Jumlahnya bukan satu atau dua, tetapi ratusan bahkan ribuan. Sayang sistem pendidikan kita tidak didesain lebih baik untuk mengakomodir kebutuhan anak-anak di Papua akan pendidikan, karena terus terang kualitas pendidikan di sana sangat rendah dibandingkan saudara-saudara mereka di Pulau Sulawesi, Sumatera apalagi Jawa, tetapi bicara tentang keinginan untuk maju, anak-anak Papua patut diacungi jempol !!!

Ale dan Nia, mencoba menceritakan salah satu dari anak-anak Papua yang berhasil mewujudkan keinginannya untuk mendapat pendidikan yang lebih maju : "Denias". Film yang mengajak kita untuk menghargai pendidikan dan memberi apresiasi buat mereka yang berjuang untuk lebih maju dan lebih baik dari sebelumnya. Ini tidak hanya terjadi di Hollywood, tetapi bisa juga di pedalaman Papua... Terima kasih Ale dan Nia karena kalian mengingatkan kami, bahwa anak-anak Papua juga ingin mendapat pendidikan yang lebih baik.

Thursday, October 26, 2006

CEO

CEO adalah singkatan dari Chief Executive Officer (Pejabat Eksekutif Tertinggi). Kata ini berasal dari bahasa Inggris dan dipakai di seluruh dunia sebagai standar. CEO adalah jabatan tertinggi di suatu perusahaan dan mempunyai tugas untuk memimpin suatu perusahaan dan bertanggung jawab untuk kestabilan perusahaan tersebut.

Baru-baru ini majalah SWA dalam edisi terbarunya menampilkan CEO terbaik di Indonesia untuk tahun 2006, saya yakin hasil nya bisa saja masih mengandung unsur subjektifitas karena keterbatasan majalah SWA. Satu hal yang pasti berdasarkan data yang ada, mereka yang termasuk dalam daftar tersebut adalah orang hebat dan sangat profesional dibidangnya. Serta yang terpenting mampu membawa perusahaannya lebih baik dari tahun sebelumnya. Menarik untuk kita simak, berikut kutipannya !


Kelemahan CEO yang paling banyak dijumpai (versi Steve Sudjatmiko, Direktur Pengelola Red Piramide Change Management) :

  1. Memiliki ego yang tinggi, mereka lebih sering mendahulukan kepentingan pribadi daripada orang lain atau perusahaan.
  2. Kurang mampu mengabsorbsi hal baru yang tidak dia hadapi sehari-hari.
  3. Kurang mampu mendorong pelaksanaan strategi dengan baik.
  4. Terpengaruh suasana perusahaan dan bukannya mempengaruhi suasana perusahaan.
  5. Mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang mirip atau kurang bervariasi sehingga input yang diterima juga kurang kreatif.
  6. Tidak memiliki pengertian yang mendalam tentang proses kerja yang efisien.
  7. Tidak mempersiapkan kemampuan organisasi secara terencana untuk menghadapi masa depan.
(Swa 18 Oktober – 1November 2006 halaman 75)


CEO 2006 terbaik versi majalah SWA :

Michael D. Ruslim (CEO Astra Int.)
Pendapatnya tentang CEO yang baik :

  • Saya sangat terbuka ke semua level karyawan,bagi saya untuk mencapai tujuan bersama, harus ada komunikasi dua arah.
  • Seorang pemimpin bisa dikatakan sukses jika ia mampu menggerakkan dan memotivasi karyawan, serta bisa memerankan sebagai fungsi katalisator.

Pendapat rekan kerja tentang Michael :

  • “Pak Michael mampu menimbulkan rasa bangga karyawan untuk menjadi bagian dari perusahaan,sehingga ambisi perusahaan untuk menjadi lebih hebat dari sekarang tidak sulit ditanamkan,” Tira Ardianti (Staf Investor Relation AI)
  • “Dia melakukan inovasi secara konsisten,” Rudy Chen (Head of Corporate Planning)


Jos Luhukay (ex CEO Bank Lippo)
Pendapatnya tentang CEO yang baik :

  • Tidak ada bawahan yang buruk, yang ada adalah atasan yang kurang baik. Artinya ultimate responsibility dari sebuah hasil yang buruk ada pada diri CEO.
  • Memotivasi karyawan dalam budaya kerja Indonesia lebih baik dimulai dari menjawab kebutuhan mereka akan karir,imbalan, dan lingkungan kerja yang kondusif. Hal itu jauh lebih ampuh ketimbang benchmarking ke perusahaan lain sebagai pembanding.
  • Memberi iming-iming dan menakut-nakuti karyawan adalah cara-cara sekolah dasar yang sepantasanya tidak digunakan dilingkungan orang dewasa, palagi dilingkungan professional sebuah perusahaan.

Pendapat rekan kerja tentang Jos :

  • “Ia pernah dengan tangan terbuka mengeluarkan dana pribadi untuk membantu pengobatan istri karyawan yang mendapat kecelakaan dan lumpuh tetapi tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan dan kantor,”kata Tumpal Tobing (Kepada Departemen Usage & Retention Bank Lippo), “Ia mau susah memikirkan kesulitan karyawan.”
  • “Jos mau-mau saja diminta datang dan membantu presentasi buat orang daerah. Dia itu down to earth,” Johana S. Soeharto (Kepala Bisnis Regional Jawa Tengah)

Friday, October 20, 2006

The Departed



Bagaimana mungkin kamu membunuh tanpa pernah dihukum sekali pun ? Malah kamu memperoleh keuntungan dari kesedihan yang kamu timbulkan ? Sementara pundi-pundimu bertambah banyak, orang lain menangis karena kesedihan yang kamu timbulkan ?

Jadilah Pengarang !

Kamu tidak akan dituntut hukuman. Kamu ciptakan tokoh yang disayangi dan dicintai oleh pembaca atau penonton. Ketika rasa cinta kepada lakon tersebut semakin tinggi, lalu kamu bunuh tokoh tersebut, kamu matikan dengan cara baik-baik atau tidak jarang dengan cara sadis. Para pembaca dan penonton nangis karenanya, tokoh yang lain dihukum karenanya, tetapi penulis ? Dia hanya melenggang kangkung, uang didapat dari tangisan para pembeli/penikmat karangannya. Itulah hebatnya pengarang !

Satu lagi karya salah satu sutradara besar dunia yang sampai saat ini belum pernah mendapat Oscar, Martin Scorsese, yang berjudul “Departed” baru saja aku tonton. Sama seperti karya lainnya yang selalu berkualitas seperti Taxi Driver,Raging Bull di masa lalu, Gangs of New York dan The Aviator di masa kini, film-film om Martin selalu nikmat untuk ditonton. Bedanya di masa lalu De Niro adalah anak emasnya, di masa kini Di Caprio yang menjadi anak emasnya.

Di Selatan kota Boston, seorang bos organisasi kriminal Irlandia-Amerika yang bernama Frank Costello (Jack Nicholson) menyusupkan anak angkatnya yang muda dan cerdas, Collin Sullivan (Matt Damon) menjadi kadet Akademi Polisi Massachusets, yang bertugas memperlancar beroperasinya organisasi kriminal tersebut. Di sisi lain polisi meningkatkan upaya untuk menangkap Costello dengan cara menyusupkan kadet mudanya yang bernama Billy Costigan (Leonardo DiCaprio) kedalam organisasi kriminal tersebut. Seiring dengan prestasi yang dibuat masing-masing Sullivan mau pun Costigan semakin mendapat kepercayaan dari atasannya ataupun bos kriminal tersebut. Setiap kadet muda tersebut menjadi semakin rumit hidupnya akibat profesi ganda yang dijalaninya. Cerita semakin menarik ketika kelompok penjahat dan polisi menyadari bahwa ada mata-mata diantara mereka. Sullivan dan Costigan harus bekerja dengan hati-hati dan cepat untuk mengungkapkan identitas penghianat – identitas mereka – Sullivan kepada bos penjahat, semenatara Costigan ke atasan polisi. Dua-duanya berada dalam posisi berbahaya apabila ada yang mengetahui kedok yang mereka kenakan. Pada akhirnya ketika disuatu titik mereka tahu identitas masing-masing apakah yang terjadi buat keduanya ? Akan bagaimana hidupnya setelah itu ? Ini yang membuat film ini menarik. Dan Scorsese mengakhiri plot cerita ini dengan baik sekali. Aku suka ending yang seperti itu !

Ini film drama gangstar dan polisi, film yang dimainkan aktor-aktor yang kualitasnya bagus. Alurnya tetap tegang sampai ke akhir dan penyelesaian yang tidak biasanya. Penonton hanya terpana ketika film berakhir, setelah sebelumnya bertanya-tanya akan bagaimana akhir semuanya ? Ketika film berakhir penonton menyimpulkan sendiri, sambil bertanya-tanya tentang kepingan film yang sepertinya tidak utuh, kenapa begini, kenapa begitu ! J

Gangguan Jantung

Tadi pagi bapak operasi jantung by pass di RS Harapan Kita, dari jam 7.30 WIB sampai sekitar jam 15.00 WIB, kabar malam tadi kondisi bapak sudah stabil, mudah-mudahan tidak ada gangguan lainnya pasca operasi. Semoga semuanya lancer-lancar saja dan bapak cepat sembuh. Buat dr. M. Yusack dan rekan-rekannya, terima kasih atas bantuannya. You are playing God, doc ! Semoga lebih banyak lagi yang bisa dokter-dokter sembuhkan.


Jantung (bahasa Latin, cor) adalah sebuah rongga, rongga, organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan dengan jantung, dari Yunani cardia untuk jantung. Jantung adalah salah satu organ yang berperan dalam sistem peredaran darah

Sakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian paling tinggi di dunia selain kanker tentunya. (http://www.heart-disease-bypass-surgery.com/data/footnotes/f5.htm dan http://news.bbc.co.uk/1/hi/health/1015657.stm) Sakit jantung merupakan ketidaknormalan struktur atau fungsi jantung, atau tidak berfungsinya pembuluh darah yang menyuplai jantung. Sakit jantung, terjadi pada kondisi tidak normal yang mempengaruhi jantung dan pembuluh darah di jantung.

Tipe-tipe penyakit jantung

1. Penyakit jantung Coronary artery disease (CAD) atau dikenal juga dengan Coronary heart disease (CHD) adalah yang paling sering terjadi dan penyebab utama gangguan jantung. Para penderita CAD memiliki arteri yang mengeras dan sempit. Darah yang dipompa kejantung menjadi terganggu, sehingga jantung tidak memperoleh jumlah darah yang seharusnya.

CAD dapat mengakibatkan : Penyakit jantung Angina. Angina adalah nyeri dada yang diakibatkan jantung tidak memperoleh cukup darah. Rasanya seperti sakit karena tertekan atau terjepit, seringnya terasa di dada, tetapi kadang sakitnya terasa di pundak, lengan, leher, rahang atau belakang. Angina dapat juga nyeri pada perut. Angina bukan merupakan serangan jantung, tetapi memiliki angina berarti anda punya masalah dengan jantung anda.

2. Penyakit jantung – serangan jantung, terjadi ketika pembuluh artery beberapa saat atau total tersumbat, dan jantung tidak memperoleh darah yang dibutuhkan selama lebih dari 20 menit.

3. Penyakit jantung – gagal jantung, ketika jantung tidak mampu memompa darah keseluruh tubuh seperti seharusnya. Sehingga organ tubuh yang lain tidak memperoleh asupan darah yang seharusnya. Hal ini tidak berarti jantung berhenti berfungsi. Ciri-cirinya : napas pendek-pendek (anda serasa tidak memperoleh cukup udara), keringat di kaki, engkel dan paha, serta luar biasa lelah.

4. Penyakit jantung – jantung arrhythmias, penyakit jantung yang mengakibatkan perubahan detak jantung. Kebanyakan orang merasa pusing,pingsan atau sesekali nyeri di dada. Perubahan detak jantung ini buat kebanyakan orang tidak berbahaya. Ketika usia bertambah, anda kemungkinan akan mengalaminya, jangan panic kalo terjadi serangan arrhytmias.

Cara mencegah Penyakit Jantung ?

Menurunkan resiko terkena penyakit jantung biasanya dilakukan dengan cara seperti berikut :

  • Tahu tekanan darah anda pada kondisi normal
  • Berhenti merokok
  • Melakukan pemerikasaan diabetes
  • Lakukan pemerikasaan kolesterol dan triglyceride
  • Jaga berat tubuh ideal
  • Periksa apakah anda memiliki hypertensi
  • Melakukan olah raga teratur

Friday, September 29, 2006

COMBI 3010 Mobil Kami


CEO Telkom Arwin Rasyid menulis di mobil “kami”: Always Believe that You can ! Inilah wujud belief tsb !

Sebuah proses perjalanan yang tidak singkat, tujuh bulan kami bersama-sama mengawasi dan memberi masukan kepada pihak New Armada, akhirnya mobil kami, yang kami beri nama COMBI 3010 selesai dibuat pada pertengahan September 2006. Awalnya timbul keraguan apakah COMBI 3010 bisa diresmikan oleh salah satu direktur, ternyata Dirut PT Telkom sendiri, PakArwin Rasyid, berkenan meresmikan mobil tersebut pada tanggal 27 September 2006.

Kalau dengan perhitungan diatas kertas, rasanya tidak mungkin mobil ini bisa lahir dari salah satu kantor cabang di Balikpapan, mengingat biaya nya cukup besar serta melibatkan berbagai pihak untuk menyajikan layanan telekomunikasi :broadcast tv dan layanan berbasis IP melalui satelit. Tetapi dengan keyakinan yang kuat dibawah pimpinan Bos Tri Djoko, COMBI 3010 dapat kami "buat".

Proses yang panjang dari tahap sekedar obrolan ringan antar teman hingga obrolan berat yang sangat bersifat teknis akhirnya COMBI 3010 dapat exist menambah warna baru dalam servis layanan Telkom yang mampu beroperasi kapan saja dan di mana saja seluas cakupan satelit milik Telkom.

Semoga kerja tim seperti ini dapat terus berlangsung, akhir yang manis setelah perjuangan yang panjang dan tak kenal lelah. Terima kasih rekan-rekan, terima kasih Pak Tri atas optimisme yang terus-menerus, Telkom rugi kalau tidak memberi kesempatan lebih besar kepada bapak!!

Wednesday, September 13, 2006

TSOTSI **


Cara tercepat untuk mempelajari budaya suatu Negara adalaha melalui film. Aku sudah mengoleksi film Mexico, El Salvador, Brasil, Perancis, Irlandia, Cekoslovakia, Argentina, Perancis, Italia, Korea, Israel dan yang paling banyak tentunya Hollywood.
Satu lagi film yang luar biasa aku temukan dengan setting Afrika Selatan.

Musuh utama kita bukanlah kapitalisme, neo kolonialisme, liberalisme atau terorisme sekalipun. Tetapi musuh utama kita adalah kemiskinan, kemiskinan dan kemiskinan. Ketika kemiskinan menjerat dan menjadi akut, kebodohan pun akan menjadi sahabatnya, membuat siapa pun yang berada di lingkungan itu menjadi tetap terbelakang, tidak mampu bersaing dengan manusia lain yang lebih maju, kesempatan hidup pun rendah dan biasanya kekerasan menjadi bahasa sehari-harinya.

Setiap kota besar berhadapan dengan masalah kemiskinan, pembangunan kota dengan bangunan-bangunan megahnya disatu sisi, menciptakan ruang kota buat mereka yang ‘kalah’ disisi lainnya. Mau Tokyo, Rio, Milan, London, New York, Paris, dll, selalu memiliki ruang buat kaum yang tersisih untuk tinggal. Entah kaum gelandangan, pengangguran, imigran gelap, buronan polisi dan para gangster. Hal ini juga dapat kita lihat di Johanesburg, ibu kota Afrika Selatan, yang adalah kota yang paling tinggi angka kriminalnya di dunia! Perampokan, pembunuhan, perkelahian menjadi hal yang biasa buat kaum urban di sana, terutama di daerah Soweto, dimana kemampuan untuk dapat bertahan hidup menjadi perjuangan utama sehari-hari.

Soweto merupakan daerah urban, tempat pihak yang ‘kalah’ bermukim letaknya 24 km dari Johannesburg ke arah baratdaya. Kota ini dibangun tahun 1940 sebagai tempat pekerja kulit hitam yang bekerja untuk perusahaan tambang emas pada era rasialisme masih berlaku di Afrika Selatan. Ketika politik rasialis masih berlaku (aphartaid), polisi membiarkan daerah Soweto tidak tersentuh sehingga angka kriminal sangat tinggi di sana. Sebaliknya daerah kulit putih di jaga dengan baik oleh polisi Afrika Selatan. Ketika Aphartaid berakhir, daerah ini terlanjur menjadi daerah dengan angka criminal yang tinggi sampai saat ini.

Tsotsi dan teman-temannya tinggal di daerah ini. Gangster dengan 4 orang anggota, yang tega membunuh orang dengan sepotong kawat yang ditusuk ke jantung korbannya di dalam kereta yang penuh orang yang sepertinya sibuk dengan urusannya masing-masing. Usai membunuh satu orang, tidak lama berselang Tsotsi dengan tanpa merasa bersalah kembali menembak seorang wanita - dan membawa lari mobil mewahnya - tanpa ada belas kasihan diwajahnya.

Perubahan perilaku biasanya terjadi karena ada sebuah peristiwa yang menggugah dan mengguncang dalam hidup seseorang. Tsotsi berubah ketika dia mendapati seorang bayi dalam mobil yang dirampoknya. Pada awalnya bayi itu hendak ia tinggalkan, tetapi hal itu urung dia lakukan karena merasa ibu mendengar tangisan si bayi.

Tsotsi berubah dan memiliki tujuan hidup, ketika ia memiliki tanggung jawab untuk merawat si bayi. Dia sadar kehidupannya berarti buat orang lain dan si bayi ternyata bergantung kepada dirinya. Terlihat kepanikan ketika si bayi menangis karena pampersnya telah kotor. Bagaimana dia harus menodong pistol kepada seorang ibu muda untuk menyusui bayinya. Sejak memiliki bayi Tsotsi lebih menghargai hidup, menghormati gelandangan, dan meminta maaf kepada teman baiknya dan puncak perubahan tingkah lakunya ketika dia menyerahkan bayi itu kembali kepada orang tuanya!

Meski mengambil setting di Afrika Selatan, film ini tetap dekat dengan kita. Film ini menjadi dekat karena sangat mungkin terjadi disekitar kita. Kisah kepahlawanan dari orang-orang yang tersisih, yang tidak kita harapkan. Perjuangan melanjutkan hidup dengan menggunakan bahasa kekerasan, karena Cuma itu yang mereka kenal dari kecil. Kehidupan jalanan yang keras serta ada orang yang tersisih ditengah-tengah perkembangan kota yang pesat.

Disamping pengambilan gambar yang tata cahayanya bagus, meski setting nya adalah daerah kumuh dan kurang cahaya, tetapi gambarnya bagus. Disamping itu pujian layak diberikan kepada pencipat musik latar yang bernama Zola. Musik Afrika sungguh memperkuat film ini, sehingga menjadi lebih bagus.

Pada akhirnya kebaikan lah yang mampu membuat hati damai, dan sering sekali orang yang berbuat jahat tidak mengerti apa yang mereka perbuat karena bahasa kekerasan itulah yang mereka kenal sejak kecil. Sehingga benar yang dikatakan seorang bijak, “Tuhan ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang telah mereka perbuat!”

**) Tsotsi meraih Oscar 2006 untuk kategori film asing terbaik

Sunday, August 20, 2006

Allah Milik Siapa ? *



[Artikel ini aku salin ulang ketika liburan di Jogja]

Ada tiga agama yang bertahan dan sampai hari ini menguat yang lahir di Timur Tengah: secara kronologis , Yahudi, Kristen dan Islam. Masing-masing mengaku punya jalur komunikasi unik dan istimewa dengan Sang Khalik. Masing-masing punya sapaan akrab sendiri-sendiri pula terhadap yang ilahi. Di Indonesia ada orang yang menganggap Allah milik Islam, adapun Kristen dan Yahudi punya Yehovah. Sehingga jika orang Kristen bilang Allah, itu saru kata mereka.

Kata Allah memang berasal dari bahasa Arab, tapi itu tidak berarti hanya punya Islam yang mengenal istilah itu. Sudah sejak jaman prasejarah bangsa-bangsa dalam rumpun Semit, yang didalamnya termasuk Arab dan Israel, mengenal kata itu dalam berbagai varian. Ada Allah, Ilah, El, Eloh, Elohim, Il, dst.

Bangsa Akad (peradapan tertua nomor dua, abad ke-24 sampai ke-22 SM, sesudah Sumeria, yang lahir di Mesopotamia atau Irak sekarang) mengenal Ilu, yang mungkin berarti ‘Yang Mahakuasa’ yang berkaitan dengan makna Terang. Kata ini sejak jaman kuno tersebar luas sehingga dikenal dalam bahasa-bahasa barat. Dari bahasa Inggris dan Latin misalnya, kita ambil kata iluminasi. Peradaban kuno Timur tengah itu menganggap kekuasaan atas alam dan hidup manusia berasal dari atau berada diatas langit dan bagi mereka, tidak ada benda langit yang tidak bercahaya. Kepercayaan itu melahirkan astrologi.

Oleh bangsa-bangsa politeistik pada zaman sebelum Musa, El atau variannya disembah sebagai yang tertinggi, kepala atau bapa dari semua yang ilahi. Kata ini juga banyak dipakai sebagai bagian dari nama diri, misalnya Ismael (yang berarti ‘El mendengarkan’) dan Israel (‘umat pilihan El’). Namun pada umumnya kata itu lebih dipakai sebagai nama generik, seperti cara kita sekarang pada umumnya memakai kata tuhan, ilah, atau dewa.

El juga dipakai dalam bentuk gabungan, misalnya El Shadai (Allah Mahakuasa), El Elyon (Allah Mahatinggi), atau El Olam (Allah Mahakekal). Oleh penerjemah-penerjemah Alkitab Kristen Indonesia, kata Allah dipakai untuk menerjemahkan El, Eloh atau Elohim (bahasa Ibrani) dan Theos, padanan dalam bahasa Yunaninya. Umumnya orang Indonesia kenal kata theos sebagai bagian dari ateis. Theos sendiri masih berkaitan dengan kata deus dan Zeus (Latin) serta deva atau dewa (Sansekerta). Dalam bahasa Inggris kata god atau God dipakai.

Dalam Alkitab umat Kristiani berbahasa Arab, yang dipakai orang-orang Arab Kristen, kata Allah juga yang dipakai. Dalam hal ini kata itu tidak dianggap sebagai terjemahan karena justru itulah kata aslinya, akarnya sama, hanya beda cara pengucapan atau pengembangannya dalam bahasa Ibrani dan bahasa Arab.

Nama pribadi untuk sembahan orang Ibrani dan kemudian orang Kristen adalah Yahweh atau Yehovah. Kadang-kadang ditransliterasi sebagai YHWH karena, seperti bahasa-bahasa Semit lainnya, bahasa Ibrani tidak mengenal huruf hidup. Arti Yahweh merupakan cerminan dari keunikan Allah , sebagai satu-satunya yang patut disembah. Menurut Alkitab Ibrani. Ketika Musa disuruh oleh “Allah nenek moyangnya” membawa bangsanya keluar dari Mesir, dia memberanikan diri menanyakan nama-Nya. Jawabannya, “Aku adalah Aku”.

Menariknya orang Israel tidak pernah menyuarakan atau menyebutkan nama pribadi Yahweh. Ketika menemui kata “Yahweh/Yehovah/YHWH” mereka mengucapkannya “Adonai”, yang di Indonesia dapat kita katakana nama kehormatan yang bermakna Tuan atau Tuhan.

Oleh Lembaga Alkitab Indonesia, nama Yahweh ini diterjemahkan TUHAN (semua huruf besar). Adapun kata Tuhan (dengan huruf kecil) dipakai untuk menterjemahkan Adonai (Ibrani) dan Kyrios (Yunani). Dalam bahasa Inggris padanannya ialah LORD atau Lord.

Dalam perkembangan sejarah, mula-mula orang Kristen Eropahlah yang tidak mengenal bahasa-bahasa Timur Tengah, yang menganggap bahwa kata Allah Islam itu berbeda dari God mereka. Kini sebagian Muslim di Indonesia menarik kebanggaan dari rasa eksklusivitas ini. Namun, sejarah perkembangan bahasa-bahasa tampaknya menunjukkan bahwa dalam urusan ilahi, penganut-penganut agama-agama samawi ternyata masih bersaudara dekat!

(disalin tanpa ijin dari Kompas 18 Agustus 2006, dari rubrik Bahasa karangan Samsudin Berlian)

Thursday, August 17, 2006

Hari ini 61 Tahun Yang Lalu


Sukarno yang lahir 6 Juni 1901 saat itu berusia 44 tahun lebih beberapa bulan, Hatta yang lahir 12 Agustus 1902 tepat berusia 43 tahun lewat 5 hari, tepat seminggu sesudah bom atom kedua menghancurkan Nagasaki dan membuat Jepang takluk kepada sekutu, sejarah mencatat berdirinya Negara kepulauan terbesar di dunia : Republik Indonesia.

Sejarah Indonesia
Kurang lebih 40.000-100.000 tahun yang lalu, berdasarkan penelitian para ahli, Homo Sapiens (manusia modern) yang merupakan nenek moyang kita mulai mendiami pula Jawa dan Sumatera. Sejarawan India mencatat Kerajaan Hindu Jawadwipa di Jawa dan Sumatera berdiri sekitar 200 SM. Pada abad 7 dan 14, dibawah pengaruh Hindu dan Budha beberapa kerajaan telah berdiri dan dikenal dikawasan Asia. Dua diantaranya yang terkenal adalah Sriwijaya dan Majapahit.

Tidak lama kemudian pedagang dari Arab menyusul, memasuki Indonesia memperkenalkan agama Islam yang akibat melemahnya pengaruh kerajaan agama Hindu dan Budha, Islam kemudian menjadi agama mayoritas di beberapa daerah Jawa dan Sumatera.

Pada abad ke 17 Belanda menjadi kekuatan dominan dikawasan Indonesia menggeser dominasi Portugis dan Spanyol.Sejarah kemudian mencatat kurang lebih 350 tahun pulau Jawa mereka kuasai, Jepang datang menguasai Asia, kembali Indonesia dijajah bangsa asing selama 3,5 tahun dan akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945 tercatat negara Republik Indonesia resmi memplokamirkan diri menjadi bangsa berdaulat yang tidak tunduk dan dijajah bangsa lain, dan berhak menentukan arah nasibnya sendiri.

Indonesia Kini
Sedih rasanya membayangkan kalau negara Republik ini bakal menjadi sejarah, meski sepertinya kekuatian ini terlalu didramatisir, tetapi peluang Negara kita pecah seperti Jugoslavia atau pun Uni Soviet tetap ada. Timor-timor sudah berpisah, Aceh meski sudah berdamai masih tetap memiliki keinginan untuk lepas dari Republik ini, Irian perlu penanganan yang lebih baik jika tidak akan menyusul Timor-timor. Ketegangan antar masyarakat saat ini semakin meningkat, kepercayaan rakyat kepada pemerintahan pun makin melemah, beberapa orang menggunakan agama sebagai alat politis sehingga meningkatkan disharmoni antar sesame umat beragama. Yang mayoritas mulai memaksakan kehendak kepada yang minoritas, yang minoritas tidak percaya terhadap yang mayoritas, hutan dibabat habis, alam tercemar dan rusak. Cincin api semakin memorakporandakan Indonesia sehingga bencana alam seakan silih berganti, dari satu Tsunami ke tsunami yang lain, gempa bumi yang satu ke yang lain dan diselingi letusan gunung api.

Indonesia Ke depan
Semoga kita bisa belajar dari sejarah, kedepan kita bisa bersatu untuk membangun bangsa ini. Sumber daya alam negara ini sangat banyak, negara ini memiliki manusia yang sangat banyak, kepintaran pun bukan sesuatu hal yang mustahil untuk kita ciptakan, bercermin dari keberhasilan adik-adik kita pada Olimpiade Fisika tingkat International yang baru lalu. Semua tentu dapat dicapai dengan kerja keras, sejarah mencatat bahwa Roma tidak dibangun dalam semalam.

Semoga kedepan tidak ada lagi upaya menggunakan agama, paham kedaerahan atau pun sukuisme untuk alat politis, karena kita semua sadar bahwa kita hanya menumpang di bumi Indonesia ini, dan kita diberi tanggung jawab untuk memajukan bumi, tanah dan air yang merentang dari Sabang sampai Merauke. Karena sejarah mencatat sesuatu yang dibangun dengan tumpahan darah dan kebencian tidak akan bertahan lama hanya akan membuat semua nya berpuing-puing menjadi abu.

Selalu ada gejolak yang meluap ketika membayangkan luasnya negeri ini,melihat langsung indahnya negeri ini, bersinggungan langsung dengan aneka ragamnya adat istiadat negeri ini, dan tulusnya senyuman orang-orangnya. Jika kamu masih menganggap kaum mu yang paling benar dan daerah mu yang paling indah, berarti kamu belum mengunjungi daerah lain di negeri yang bernama Indonesia.

Dirgahayu Negeriku !

Sunday, August 13, 2006

Selamat Ulang Tahun IBM Kompatibel*

IBM PC 5150 ibu dari semua PC berarsiktektur IBM

Ketika SMA era 80 an akhir dan awal 90 an computer masih menjadi barang yang sangat mahal dan merupakan mainan orang-orang kaya. Di Sekolah (yang paling maju di Medan), saat itu belum ada laboratorium computer dan hanya menjadi perbincangan antar sesama teman, tanpa sekalipun pernah menyentuhnya.

Ketika kuliah di Bandung pertama kali baru aku memiliki kesempatan untuk menyentuhnya ketika ditingkat awal kuliah kami mendapat mata pelajaran computer. Aku ingat itu sekitar tahun 1991, pada masa itu operating system DOS masih dalam disket, data disimpan dalam disket yang besar dan kecil, kami belajar pemograman, saat itu kapasitas penyimpan masih kecil ukurannya Cuma 1 Megabyte dan memory computer pun masih lambat dalam kilobyte. Bandungkan sekarang semuanya dalam Orde Giga bahkan Tera, semuanya melompat 1000 sampai 1 juta kali, dan yang paling penting harganya murah menjadi semakin murah. Bandingkan proyek ambisius MIT dan PBB untuk meluncurkan notebook seharga $ 100 pada akhir tahun 2006 ini. Ini semua dimungkinkan ketika IBM memulai kerja samanya dengan Bill Gates 25 tahun yang lalu.

Gary Kildall mungkin menjadi orang paling nahas selama seperempat abad ini. Ia menyepelekan salah satu tawaran kontrak dari IBM untuk menyediakan system operasi. Karena penolakan Kildall, takdir menjadi orang terkaya sedunia jatuh kepada Bill Gates. Cerita ini berawal ketika IBM Perusahaan computer besar dari Amerika pada 12 Agustus 1981 meluncurkan PC desktop pertama yang diberi nama IBM PC 5150, setelah menandatangani kerja sama dengan Bill Gates dengan perusahaannya Micrsoft bertanggung jawab menciptakan sistem operasi untuk IBM PC 5150. Desktop ini dibuat untuk menandingi computer buatan Apple yang bernama APPLE II yang ukuran dan harganya lebih kecil dan murah dibandingkan produk IBM sebelumnya.

Gates sebenarnya tidak memiliki spesialisasi untuk menciptakan bahasa pemograman, tetapi ia memastikan kepada tim IBM mampu menyediakan hanya dalam beberapa hari. Caranya begini : setelah tim satuan tugas yang dipimpin Don Estridge meninggalkan hotel tempat pertemuan mereka, Gates langsung pergi ke sebuah perusahaan yang pernah menuliskan system prosesor Intel. Gates membeli hak cipta system itu seharga 26 ribu pounds (sekitar Rp 442 juta). Di kantor perusahaannya, Microsoft, Gates lalu membuat system operasi itu kompatibel dengan mikrokomputer baru milik IBM dan memasang banderol harga hampir 2 kali lipat : 42 ribu pounds.

Gates mempertahankan hak penerbitan system itu kepada produsen lain yang mampu membeli dan mengklon desain IBM. Akibatnya seperempat abad saja, dia berhasil mengumpulkan kekayaan lebih dari $ 100 miliar. Kegagalan IBM memagari hak ekslusif Gates dianggap banyak pengamat sebagai buah blunder dari IBM. Tapi David Bradley (orang IBM yang ikut memprakarsai pembuatan desktop IBM PC 5150), tidak setuju anggapan itu, dia beranggapan ada tujuan yang lebih mulia yaitu kebijaksanaan arsitektur terbuka.Bradley – yang menemukan kode Control + Alt + Delete – itu mungkin benar, dengan system terbuka lebih banyak pihak yang terlibat dan harga computer pun saat ini menjadi jauh lebih murah. Dengan meniru arstektur IBM PC , semua pihak saat ini dapat menciptakan komputer dan menciptkana software yang kompatibel dengan IBM PC, tanpa harus membayar ke IBM. Terima kasih IBM !


*)Tanggal 12 Agustus dikenal sebagai hari lahirnya computer yang berasitektur IBM, yang saat ini digunakan mayoritas pengguna computer di dunia.

Friday, August 11, 2006

Indonesia Tanah Pusaka, Rayuan Pulau Kelapa


Ada perasaan yang sulit dilukiskan dengan kata-kata ketika menyanyikan dan mendengar lagu yang dicipta Ismail Marzuki ini. Mungkin karena aku sudah berkeliling dari timur sampai ke barat Republik ini dan sudah menyaksikan betapa indahnya dan bangganya menjadi warga negara Indonesia.

INDONESIA TANAH PUSAKA *

Written by :Ismail Marzuki

Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap dipuja puja bangsa

Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Tempat akhir menutup mata

*) Indonesia Pusaka juga menjadi lagu yang paling disukai oleh tokoh proklamator kita, Bung Hatta.


RAYUAN PULAU KELAPA **
Written by :Ismail Marzuki


Tanah airku Indonesia
Negri elok yang amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja sepanjang masa
Tanah airku aman dan makmur

Pulau kelapa nan amat subur
Pulau Melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala

Melambai-lambai nyiur di pantai
Berbisik-bisik Raja klana
Memuja pulau nan indah permai
Tanah airku Indonesia


**)Pada jaman TVRI dulu, lagu ini mejadi lagu penutup siaran TV, tidak jarang mata berkaca-kaca kala mendengar lagu ini dimainkan.

Tuesday, August 08, 2006

Betapa cerdasnya bangsa Indonesia


Dengan tetap optimis dan melihat sesuatu dari sisi positif, dengan terus berusaha, semoga cita-cita Prof. Yohanes Surya untuk mencetak putra/i bangsa peraih Nobel Fisika di tahun 2020 dapat tercapai. Sekali lagi saudara kita warga keturunan Tionghoa membuat harum nama Indonesia di dunia. Terima kasih Prof, terima kasih adik-adik ku !

Waktu upacara pembagian medali, Dutabesar kita duduk disamping para dutabesar dari berbagai negara seperti filipina, thailand, kazakhztan, Iran dsb. Waktu honorable mention disebutkan, ternyata tidak ada siswa Indonesia.Dubes-dubes bertanya pada dubes kita (kalau diterjemahkan) kok nggak ada siswa Indonesia". Dubes kita tersenyum saja. Kemudian setelah itu dipanggil satu persatu peraih medali perunggu. Ada yang maju dari filipina, thailand, kazakhtan dsb. Lagi-lagi dubes negara sahabat bertanya "kok nggak ada siswa Indonesia?" Kembali dubes kita tersenyum. Dubes kita menyalami dubes yang siswanya dapat medali perunggu.

Kemudian ketika medali perak disebut, muncul seorang anak kecil (masih SMP)dengan peci sambil mengibarkan bendera kecil, dan namanya diumumkan Muhammad Firmansyah Kasim (dari Makassar Indonesia) .... Saat itu dubes negara sahabat kelihatan bingung, mungkin mereka berpikir "nggak salah nih...". Ketika mereka sadar, mereka langsung mengucapkan selamat pada dubes kita.

Tidak lama kemudian dipanggil mereka yang dapat medali emas. Saat itu dubes negara sahabat kaget luar biasa, 4 anak Indonesia maju ke panggung berpeci hitam dengan jas hitam, gagah sekali. Satu persatu maju sambil mengibar-ngibarkan bendera merah putih . Mengesankan dan mengharukan. Semua dubes langsung mengucapkan selamat pada dubes kita sambil berkata bahwa Indonesia hebat.

Tidak stop sampai disitu. ketika diumumkan "the champion of the International physics olympiade XXXVII is.......""Jonathan Pradhana Mailoa", semua orang Indonesia bersorak. Bulu kuduk berdiri, merinding.... Semua orang mulai berdiri, tepuk tangan menggema cukup lama... Standing Ovation....Hampir semua orang Indonesia yang hadir dalam upacara itu tidak kuasa menahan air mata turun.

Air mata kebahagiaan, air mata keharuan.... Air mata kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang besar.....Segala rasa capai dan lelah langsung hilang seketika... sangat mengharukan....

Selesai upacara, semua orang menyalami. Orang Kazakhtan memeluk erat-erat sambil berkata "wonderful job..." Orang Malaysia menyalami berkata "You did a great job..." Orang Taiwan bilang :"Now is your turn..." Orang filipina:"amazing..." Orang Israel "excellent work..."
Orang Portugal:" portugal is great in soccer but has to learn physics from Indonesia", Orang Nigeria :"could you come to Nigeria to train our students too?" Orang Australia :"great...." Orang belanda: "you did it!!!"Orang Rusia mengacungkan kedua jempolnya.. Orang Iran memeluk sambil berkata "great wonderful..." 86 negara mengucapkan selamat...Suasananya sangat mengharukan... saya tidak bisa menceritakan dengan kata-kata...Gaung kemenangan Indonesia menggema cukup keras.

Seorang prof dari Belgia mengirim sms seperti berikut:

Echo of Indonesian Victory has reached Europe!Congratulations to the champions and their coach for these amazing successes! The future looks bright....

Marc Deschamps.



Ya benar kata Prof. Deschamps, kita punya harapan....

Salam Yohanes

(Ketua Tim Olimpiade Fisika, dan orang yang bertanggung jawab atas peristiwa diatas)


Friday, August 04, 2006

Terinspirasi Daya Tahan Indonesia

Berikut sepotong cerita seorang sukarelawan ketika terjadi bencana alam di Indonesia,

Ketika saya melangkahi tubuh para pasien yang penuh penderitaan untuk mencapai pintu masuk rumah sakit, kedatangan korban-korban baru yang seakan tiada henti hanya menambah kacau suasana. Itu adalah hari ketiga sejak gempa bumi yang meluluhlantakkan sebuah daerah pedesaan di Pulau Jawa, Indonesia. Tugas saya adalah mendokumentasikan upaya pemulihan yang dilakukan tim bantuan medis Ekspedisi Marinir ke-3.

Semula dalam situasi itu, saya berniat tidak terbawa emosi. Namun tekad itu terlupakan saat saya menyaksikan banyak keluarga duduk diluar bersama orang-orang yang dicintai, menunggu kedatangan dokter. Rasanya mustahil untuk tidak menghiraukan rasa mulas di perut saya, meski saya tahu orang-orang ini akan segera mendapat perawatan medis yang tiba bersama saya.

Ini bukan pertama kali saya menyaksikan kematian atau kesedihan. Saya menyaksikansendiri kehancuran total kota asal saya di Louisiana, AS, setelah diterjang badai Katrina dan Rita. Namun inilah kali pertama saya menyaksikan begitu banyak korban jiwa. Pemandangan yang paling mengejutkan adalah wajah-wajah penuh senyuman. Saat konvoi kami menyusuri daerah pemukiman, kami dihujani keramahtamahan. Ini bertolak belakang dengan apa yang saya bayangkan akan saya temui dari sebuah masyarakat yang sedang dirundung duka, terutama seorang Kristiani di sebuah negara Muslim yang ama besar.

Semangat bangsa Indonesia membuat saya terpesona dengan berdatangannya para korban ke fasilitas perawatan medis kami dengan mata penuh pengharapan. Mereka tidak hanya tersenyum,tetapi juga terlihat bahagia. Bagaimana mungkin mereka bisa sebahagia ini setelah tertimpa bencana ?

Orang-orang di Louisiana yang sempat berbicara dengan saya menyerah dan ingin menyalahkan seseorang atas situasi yang mereka hadapi. Mungkin kami, bangsa Amerika bisa mendapatkan pelajaran dari masyarakat Indonesia.

Ketulusan

Yang juga mengejutkan, ketika saya berjalan menyusuri reruntuhan bangunan yang hancur, penduduk desa sempat bercerita tentang kehidupaanya. Seluruh penduduk desa di satu daerah tinggal bersama-sama dalam tenda-tenda darurat yang dikelilingi puing-puing dan mereka sebut rumah. Mereka saling berbagi makanan, dan yang mengejutkan, mereka juga membagikan makanan kepada saya. Padahal, saya memiliki jauh lebih banyak makanan dari mereka!

Mereka mengatasi kendala bahasa dengan ketulusan. Saya mungkin tidak dapat berbicara bahasa Indonesia, tetapi hal itu tidak menghalangi saya untuk memahami rasa terima kasih mereka atas bantuan yang kami berikan. Warna kulit dan keyakinan yang saya anut tidak menjadi penghalang untuk menerima saya di rumah-rumah mereka. Saya merasa lebih dekat dengan orang-orang ini daripada dengan orang-orang di kota asal saya Louisiana.

Tak pernah terbayangkan sebelumnya pengalaman ini akan memiliki pengaruh besar dalam hidup saya, dan kata-kata tak dapat melukiskan apresiasi baru saya terhadap kehidupan atau cara saya memandang kehidupan dunia secara utuh.

Bumi tidak dihuni oleh masyarakat-masyarakat yang terpisah. Bumi adalah rumah bagi seluruh umat manusia! Saya yakin, suatu hari nanti kita semua akan berjuang bersama-sama, bukan saling menentang.

Oleh : Kopral dua (LCPL) Warren Peace (dari Opini, Kompas, Jumat 4 Agsutus 2006, halaman 6)

Thursday, July 13, 2006

Tentang Cinta

Love karya Gustav Klimt dibuat tahun 1895


Buat dia yang didalam hatiku .........

Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang,dia akan datang disaat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta, baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya.

Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.

Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang "sempurna" bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.

Jangan pernah bilang "I love you" kalau kamu tidak perduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong.

Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya...

Cinta bukan "Ini salah kamu", tapi "Ma'afkan aku". Bukan "Kamu Dimana sih?", tapi "Aku disini". Bukan "Gimana sih kamu?", tapi "Aku ngerti kok". Bukan "Coba kamu gak seperti begini", tapi "Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya".

Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa. Lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.

Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.

Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, Mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.

Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.

Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang lebih menyakitkan apabila kamu dilupakan oleh kekasihmu, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.

Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak "worth it" sekarang, dia tidak akan pernah "worth it" setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Biarkan dia pergi...…

Tuesday, July 11, 2006

Malangnya nasibmu Titi (Va Va Voom)*


“Di Italia aku tidak menikmati permainan sepak bola. Aku harus banyak bertahan dan itu merupakan permainan yang membosankan, laga tanpa aksi, tidak ada sepak bola menyerang. Hal yang sebaliknya terjadi di klubku sekarang ini, aku menyukai Arsenal. Dan saya sangat berbahagia bermain disini !” (Thierry Henry)

Lahir tanggal 17 Agustus 1977 di Paris, Thierry Henry merupakan penyerang yang paling memikat sepanjang turnamen Piala Dunia 2006 ini. Larinya sangat cepat dan dribbling bolanya indah, membuat kalang kabut pertahanan lawan. Tidak jarang melewati 3 atau 4 pemain sekaligus.

Mengawali karirnya di tim nasional junior Perancis , sejak kecil dia sudah menghabiskan waktunya dengan sepak bola. Di usia 13 tahun, telah diikat oleh klub professional Monaco. Setelah bermain kurang lebih 5 tahun bersama Monaco, usia Piala Dunia 1998, Henry dibeli oleh klub besar Italia, Juventus pada tahun 1999, tetapi karena karirnya tidak berkembang disana dank arena ia tidak menikmati gaya permainan Italia, akhirnya Henry hengkang dari Juventus setelah hanya mampu bertahan selama 6 bulan di klub besar tersebut. Usai mengakhiri karirnya di Juve, dia memulai karirnya bersama klub Arsenal.

Setelah bergabung bersama Arsenal, prestasinya kian bersinar dan bersama-sama Arsenal meraih Juara liga utama Inggris tahun 2002 dan 2004. Oleh banyak kalangan (termasuk Pele) dia ditahbiskan sebagai salah satu penyerang yang paling berbahaya yang pernah lahir.


Malangnya Henry

Seharusnya pada tanggal 17 Mei 2006 yang lalu menjadi puncak Karir Henry dalam kejuaran liga di Eropa. Pada hari itu tim yang diwakilinya, Arsenal berhasil memasuki babak final menghadapi tim Barca di Stade de France, Perancis. Meski telah merasakan menjadi juara dunia pada tahun 1998 dan juara Piala Eropa tahun 2000, kali ini keberuntungan tidak berpihak kepadanya. Arsenal gagal menjadi juara setelah dikalahkan Barca dengan skor 1 – 2. Arsenal gagal menjadi juara setelah hanya bermain dengan 10 pemain usai dikeluarkannya Jens Lehmann, penjaga gawang Arsenal. Akhir yang tragis memang, setelah perjuangan yang panjang sejak babak penyisihan.

Dan kekalahan yang paling tragis adalah pada final Piala Dunia 2006 yang lalu. Kembali Henry dan timnya gagal meraih juara, setelah kalah dalam adu penalty dan hanya bermain dengan 10 pemain, usai dikeluarkannya play maker Perancis Zidane !

Meski bermain bagus sepanjang pertandingan sejak babak penyisihan hingga babak final, Henry gagal membawa timnya menjadi juara. Seolah-olah kutukan baginya di puncak penampilannya, dia gagal membawa kesebelasannya menjadi juara di tingkat liga Eropa atau negaranya ditingkat kejuaraan dunia. Dan semua itu terjadi di tahun 2006 ini.

Tetaplah bermain indah Henry

Tidak banyak striker yang tetap bermain indah dan jujur saat ini. Bahkan pemain sekelas Ronaldo dari Brasil pun melakukan aksi diving ketika Brasil bertanding melawan Perancis pada pertandingan semifinal Piala Dunia 2006 yang lalu. Apalagi para penyerang yang bermain di liga Italia ! Untunglah Henry tidak seperti itu, rasanya kaki ingin menendang ketika melihat Henry meliuk-liuk melewati pemain bertahan tim lawan.

Semoga Henry tidak frustasi dengan hasil yang kurang menguntungkan sepanjang tahun 2006, dan semoga bersama Arsenal dia mampu meraih prestasi yang lebih tinggi lagi : Juara Piala Champions !

"When you put on the shirt of France or Arsenal, you change. It's like a new skin. You become Superman." — Thierry Henry

"I eat football, I sleep football, I breathe football. I'm not mad, I'm just passionate." — Thierry Henry

"Sometimes in football you have to score goals." — Thierry Henry

*Titi adalah panggilan Thierry Henry, Va Va Voom adalah jingle iklannya dalam suatu produk mobil.

Monday, July 10, 2006

Pertandingan ke 64 !


Jerman dan Kostarika mengawali pertandingan dengan skor 4 – 2 untuk kemenangan Jerman, suatu awal yang bagus dan menarik, bagus karena trauma kekalahan tim unggulan pada laga awal selalu menghantui laga pembukaan Piala Dunia dan menarik karena kedua tim bertanding dengan agresif menampilkan sepak bola menyerang !

Malam ini pertandingan ke 64 akan berakhir, sekaligus mengakhiri perhelatan pesta olah raga terbesar sejagat. Sebulan penuh, 64 pertandingan telah kita saksikan menghadirkan drama yang mengaduk-aduk emosi. Ada ratapan yang menyayat hati ketika tim yang didukung kalah, ada kegembiraan yang memabukkan ketika tim yang dicintai menang. Semua bercampur aduk. Diakhir pertandingan ketika pendukung sebuah tim bersorak-sorai bergembira, dipastikan ditempat yang sama ada pendukung tim yang berlinang air mata. Kesebelasan yang saat ini menangis mungkin empat tahun lagi akan bersorak-sorai bergembira, atau mungkin sebaliknya dan ini terus berulang dan menjadi candu buat semua penggemar sepak bila diseluruh dunia.

Empat tahun lalu secara menyakitkan tim Italia dihempaskan Korea Selatan, seluruh negara berkabung dan para pemain dihujat. Tapi apa yang ditampilkan tanggal 4 Juli lalu berbalik 180 derajat ketika mereka berhasil mengalahkan tim Favorit Juara : Jerman. Demikian juga Perancis, siapa yang menduga mereka akan melaju ke Final setelah 4 tahun yang lalu tidak berhasil maju ke babak kedua, dan mengawali pertandingan di Piala Dunia ini dengan buruk ?

Tapi itulah sepak bola, selalu penuh dengan drama, dan seperti kutukan yang telah lama diyakini para penggemar sepak bola : “tim yang bermain paling indah adalah tim yang kalah atau duluan pulang”, lihatlah Belanda, Argentina, Pantai Gading, Spanyol, Jerman, Perancis ?? Kita selalu sulit menebak tim mana yang akan bertahan sampai akhir, karena pertandingan diawal-awal tidak selalu mencerminkan hasil akhir. Satu yang hampir selalu menjadi kebenaran, tim yang menjuarai Piala Dunia adalah tim yang pernah memenangkannya dimasa lampau atau tim tuan rumah (lihat Inggris dan Perancis).

Kejuaraan yang telah dimulai sejak tahun 1930 dan telah berlangsung sebanyak 17 kali (kecuali tahun 1942 dan 1946) ini berhasil membuat tim Italia menjadi juara yang ke 18 serta berhasil menjuarai Piala Dunia ke empat kalinya di Berlin malam ini. Sepanjang sejarahnya yang telah berumur 76 tahun, hanya 7 negara yang pernah menjuarai turnamen ini. Sementara yang berpartisipasi - dan yang menjadi anggota badan sepak bola dunia - sejak babak penyisihan lebih dari 200 negara, melebihi jumlah keanggotaan perserikatan bangsa-bangsa.

Bukan gaya gravitasi atau benua Australia yang menjadi temuan bangsa Inggris yang paling dinikmati didunia, melainkan sepak bola lah yang membius dunia. Dari Inggris ke Eropa, ke ujung Amerika Selatan, Asia, Afrika dan Australia dan malam ini, demam itu mampu membius milyaran orang untuk menatap 22 orang yang berebut bola dipimpin seorang yang malang yang tidak pernah menyentuh bola.

Akhirnya pertandingan pun berakhir, sang juara telah dimahkotai, pendukung berpesta semalam suntuk dan menangis semalam suntuk. Sekali lagi ada drama dalam pertandingan puncak malam ini. Italia dimasa lampau yang dikenal sebagai tim yang cenderung bertahan, sepanjang turnamen menunjukkan sepak bola menyerang yang mematikan. Perancis yang dicemooh sebagai tim tua, ternyata mampu menunjukkan kelasnya sebagai tim yang bermain sebagai sebuah tim, bukan individu-individu yang ingin tampil sendiri. Eropa bergembira karena mereka mempertahankan tradisi (kecuali tahun 1958 di Swedia) menjuarai Piala Dunia di benua Eropa.

Satu hal yang diajarkan Jerman kepada kita, menjadi tuan rumah yang baik dan bersahabat sehingga kejuaraan kali ini berjalan dengan baik. Hal yang diajarkan sang Juara kepada kita : Tetaplah fokus dan jangan hiraukan ejekan yang bersifat menjatuhkan. Pertandingan telah berakhir dan sama seperti bunyi sebuah iklan, “pertandingan ini boleh berakhir tetapi akan terus dikenang dan dibicarakan”.

Tabik !

Sunday, July 09, 2006

Dassler bersaudara mengungguli Nike di Piala Dunia 2006


Tidak lama sesudah kejuaraan Sepak bola Piala Dunia 1998 Adidas mengeluarkan iklan yang menarik. Iklan berisi gambar lapangan sepakbola menampilkan dua kesebelasan yang saling berhadapan. Sisi lapangan Brasil berisi nama kesebelas pemainnya : Ronaldo, Cafu, dll. Yang menarik sisi lapangan tim Perancis berisi sebelas pemain yang bernama "Adidas".

Secara cerdas Adidas menggambarkan kemenangannya atas tim Nike yang diwakili Brasil. Tidak secara vulgar menggambarkan kekalahan Nike karena tidak ada kata-kata Nike di iklan tersebut, tetapi membuat kita ingin tahu, siapakah lawan Adidas ?

Piala Dunia lebih dari sekedar kejuaraan dunia sepakbola, tetapi peperangan iklan antara perusahaan-perusahaan besar dibidang peralatan Olah raga, dalam hal ini ada dua pertarungan dua perusahaan yang terbesar dibidang tersebut yakni perusahaan JermanAdidas yang baru saja membeli Reebok tahun lalu dan perusahaan Amerika Nike.

Satu hal menarik yang kita lihat, sebelum final berlangsung, Nike sudah kalah duluan. Nike yang menjadi sponsor 8 tim dari 8 negara, tidak berhasil mencapai babak final. Sekali lagi Adidas memasuki babak Final berhadapan dengan perusahaan Puma (juga dari Jerman), yang pada Piala Dunia kali ini diwakili 12 tim.

Pada Piala Dunia 2002 yang lalu, tim Brasil yang disponsori oleh Nike berhasil menjadi Juara setelah mengalahkan tim Jerman yang disponsori oleh Adidas. Jauh ketika era tahun 80 an , seingat saya perusahaan Puma dan Adidas yang sering menjadi sponsor kejuaraan sepak bola, kemudian Nike memasuki pasar olah raga sepak bola dan lambat laun menggeser posisi Puma.

Puma perusahaan yang lebih kecil, secara jeli berhasil menjadi sponsor tim-tim dari Afrika yang berhasil lolos keputaran final Piala Dunia, tim-tim yang disponsori kebanyakan adalah tim kecil dan hanya diwakili tim besar Italia . Bandingkan dengan Nike : Brasil, Belanda, Portugal atau Adidas : Jerman, Spanyol, Argentina,Perancis ! Puma pula yang melakukan upaya terobosan dengan menciptakan seragam ‘nyentrik’ tim Kamerun yang bermodel “all in one” berbahan Lycra, meski akhirnya dilarang oleh FIFA. Sebelumnya mereka mengeluarkan baju “nyentrik” lainnya berupa kaus tim tanpa lengan yang juga dilarang. (baca puma). Puma berhasil menjadi sponsor semua tim Afrika sebuah langkah yang cerdik untuk memilih tim yang akhirnya berhasil masuk ke putaran Piala Dunia 2006 di Jerman.

Rivalitas Adidas dan Puma

Tahukah anda bahwa Adidas dan Puma berpusat di Herzogenaurach, sebuah kota disebelah utara Nuremberg dengan populasi 13.000 orang, merupakan hasil dari “perpecahaan” perusahaan keluarga ? Awalnya adalah dua kakak beradik Rudolf Dassler dan Adolf Dassler mengawali usahanya menjadi pembuat sepatu pada tahun 1920. Kemudian Adolf lebih menekuni pembuatan sepatu olah raga. Ditahun 1926 Adolf berhasil menciptakan sepatu lari dengan “paku” pada tapaknya sehingga lebih menempel kepermukaan tanah ketika digunakan untuk berlari, dua tahun kemudian sepatu Dassler digunakan dalam kejuaraan Olimpiade.

Pada tahun 1943 perusahaan keluarga ini disita oleh Nazi untuk keperluan perang, tetapi tahun 1946 kembali menjadi perusahaan keluarga. Dalam bukunya “Tor! The Story of German Football,” Ulrich Hesse-Lichtenberger menceritakan pada tahun 1948 ditengah malam buta Rudolf Dassler meninggalkan rumah keluarga tanpa alasan yang jelas menyeberangi sungai Aurach dan mendirikan perusahaannya sendiri.

Pada masa itu kota Herzogenaurach terpecah menjadi dua kota, akibat pertikaian Dassler bersaudara. Dibatasi secara alami oleh sungai dan secara tradisi menjadi pekerja pihak Adolf atau Rudolf. Bar-bara, tempat belanja, hotel-hotel merupakan milik dari salah satu Dassler bersaudara. Seseorang yang bekerja pada Adolf beresiko lebam wajahnya dipukuli ketika memasuki bar yang dioperasikan oleh pihak Rudolf. Situasi ini tidak pernah benar-benar berubah.

Satu hal yang sama-sama disepakati oleh Dassler bersaudara, mereka tidak akan menggunakan kata “Dassler” dalam penamaan perusahaannya. Adolf kemudian menamai perusahaannya dengan menggabungkan namanya dan nama keluarganya “ Dassler” menjadi Adidas . Rudolf awalnya menamai perusahaannya “Ruda”, kemudian rekannya dalam bidang iklan menyarankan menggantinya dengan nama yang bunyinya lebih bagus Puma .

Sejak 1948, Hesse-Lichtenberger menulis, kedua bersaudara ini tidak pernah bercakap-cakap satu sama lain. Tahun 1974 Rudolf meninggal dunia, kemudian Adolf menyusul tahun 1978. Hingga akhir hayatnya tidak satu pun dari mereka menjelaskan alasan perselihan mereka.

Dalam dunia bisnis pun kedua perusahaan ini terus bersaing untuk menjadi yang terbaik.Meski secara nilai Adidas lebih besar, tetapi Puma tetaplah perusahaan yang sangat dikenal mereka yang menggemari sepak bola. Malam besok merupakan puncak pertarungan Puma dan Adidas, masing-masing diwakili oleh tim Italia dan Perancis, akhir dari perjalanan yang terjal dan berliku dan tentunya akhir dari pengeluaran belanja iklan yang sangat besar….

Catatan :

Berikut nama sponsorship kaus tim peserta final Piala Dunia Jerman 2006

Puma 12

Angola, Ghana, Ivory Coast, Togo, Tunisia, Iran, Saudi Arabia, Czech Republic, Italy, Poland, Switzerland, Paraguay

Nike 8

South Korea, Mexico, United States, Croatia, Netherlands, Portugal, Australia, Brazil

Adidas 6

Japan, Trinidad and Tobago, France, Germany, Spain, Argentina

Lotto 2

Serbia and Montenegro, Ukraine

Umbro 2

England, Sweden

Joma 1

Costa Rica

Marathon 1

Ecuador